Wonderkid Persebaya Surabaya

Marselino Ferdinan Pemain Kunci Timnas Indonesia U19 & U23 Arahan Coach Shin Tae-Yong

Perjalanan Karir Wonderkid Indonesia Asal Tim Persebaya

JAKARTA ~ Wonderkid Persebaya Marselino Ferdinan menjadi salah satu pemain yang paling mendapatkan perhatian publik sepak bola saat ini. Bagaimanapun juga ia menjadi satu – satunya pemain Timnas Indonesia pada semua umur.

Walaupun menit bermainnya sangat minim bagi tim persebaya, namun memberikan kontribusi maksimal. Bocah Ajaib tersebut telah menorehkan tiga gol dan dua assist dari enam laga yang telah ia jalanin.

Terakhir, ia berhasil menambahkan pundi-pundi golnya, dengan menyumbakan dua gol.  Laga ‘Green Force‘ vs ‘Pendekar Cisadane‘ yang berlangsung pada Stadion Indomilk Arena Tangerang. Pertandingan Liga 1 tersebut berakhir dengan skor 5-0 untuk kemenangan Tim Persebaya  Surabaya.

Total menit bermain sang wonderkid bersama persebaya surabaya sangatlah minim. Untuk alasan ini, karena ia selalu membela Timnas Indonesia semua kategori umur.

Penampilan impresif Marselino Ferdinan bersama tim berjuluk Bajul Ijo. Berhasil mencuri perhatian pelatih kepala Timnas Indonesia Shin Tae-yong.

Marselino Ferdinan Menjadi Pemain Timnas Indonesia dalam Semua Kategori Umur

Marcelino Ferdinan

Pelatih asal Korea Selatan tersebut selalu melibatkannya dalam agenda Timnas Indonesia mulai U19, U23 dan senior. Sehingga, porsi menit bermainnya sekarang malahan lebih banyak untuk Timnas daripada Persebaya.

Tim Persebaya yang menjadi kebanggaan Surabaya sendiri saat kini berada pada peringkat delapan klasmen Liga 1 Indonesia. Dan berikut ini beberapa jadwal turnamen Marcelino Ferdinan bersama Timnas Indonesia:

  • Piala AFF 2023 (Telah Berakhir).
  • Piala Asia U-20 (1-18 Maret).
  • SEA Games 2023 (5 Mei -17 Mei).
  • Piala Dunia U20 (20 Mei – 11 Juni).
  • Piala Asia 2023 (16 Juni-16 Juli).

Mengenai kondisi ini malah mendapat respon bijaksana oleh pelatih Persebaya, Aji Santoso. Beliau tidak merasa keberatan melepaskan ‘Wonderkid’ demi bela negara.

Namun, Coach Aji Santoso berharap pemainnya bisa memberikan kontribusi maksimal untuk Persebaya dalam waktu tersisa. Sebab, Persebaya dalam hal ini juga punya target yang harus tercapai pada musim ini.

“Ya, selama Marselino belum kembali ke timnas, saya tentunya akan memanfaatkan sebaik mungkin. Mudah-mudahan waktunya kembali ke Timnas tak terlalu cepat.” Harap pelatih berlisensi AFC Pro tersebut.

Baca Juga: Inter Milan Menjadi Juara Supercoppa Italia Setelah Mengalahkan AC Milan dengan Skor 3-0.

“Jujur saja, baru dua kali kami bermain full team dari 17 laga yang telah ia lalui. Pertama yakni saat melawan Arema FC dan kedua melawan Persita. Sebenarnya jika kami main dengan skuat yang lengkap maka, Tim ini akan cukup impresif.” Sambung Coach Aji Santoso.

Kendati demikian, Aji Santoso tidak ingin mengekang pemain andalannya Marselino Ferdinan. Sebaliknya, ia bakal memberikan kemudahan agar pemain tersebut bisa semakin matang dan bersinar.

Coach Aji Santoso & Persebaya Bertekad Mengeluarkan Potensi Terbaik Marselino Ferdinan

Coach Aji Santoso

Namun, sebagai pelatih yang mengorbitkannya hingga seperti ini, ia menegaskan tak asal melepaskannya. Pastinya saya akan menimbang semua kesempatan, karena ia telah menetapkan standar khusus untuk Marselino.

“Mungkin jika mendapat kesesempatan bermain jenjang yang lebih tinggi, saya akan selalu support. Apalagi, jika nantinya ada tim dari luar Indonesia yang mengharapkan jasa Marsel.” Jelas pelatih sekaligus mantan pemain Persebaya.

“Seperti yang kita tahu Marselino Ferdinand tergolong benar-benar muda. Pastinya, akan selalu saya support jika Marsel keluar negeri.” Tambahnya.

Sampai saatnya tiba pemain bernomor punggung 7 bermain diluar negeri. Aji Santoso akan berupaya memoles kemampuan dan mengeluarkan potensi terbaiknya.

Tentunya, Aji ingin sang pemain tak menyia-nyiakan semua pengalaman berharga yang ia dapatkan selama ini.

“Sayapun selalu berpesan pada Marsel, jangan cepat puas diri, berbangga dan meremehkan pemain lain. Tetap selalu humble serta mengejar impian sebagai pesepak bola profesional.” Ungkap, Coach AS.

“Selama ia masih bermain bola, tidak boleh merasa puas dengan yang sekarang ini. Nanti kalau punya uang banyak, rumah, mobil, keluarga dan kehidupan yang layak boleh puas.”

“Selama masih menjadi pemain, saya mengharapkan jangan pernah puas. Karena rasa puas itu membahayakan bagi ia sendiri.” Pungkasnya.

Hasil Pertandingan milan vs Inter

Milan vs Inter: Rossoneri Tidak diunggulkan Dalam Pertandingan Kali ini

Piala Super Italia 2023 Akan Mempertemukan AC Milan vs Inter Milan

Derby Milan vs Inter – Perut para pemain AC Milan telah terlalu penuh, begah, sehingga kesusahan meraih kemenangan dalam sebagian perlombaan terakhir.

Kritik keras terhadap pelatih legendaris AC Milan, Arrigo Sacchi, jelang perlombaan Piala Super Italia 2022.

Supercoppa Italiana alias Piala Super Italia 2022 akan mempertemukan AC Milan vs Inter Milan di Stadion Internasional King Fahd, Riyadh, Arab Saudi, Kamis (19/1/2023) dini hari WIB.

Namun, Sacchi yang menemani AC Milan dua kali menjuarai Liga Champions pada 1989 dan 1990. Menyebut mantan timnya sekarang telah kembung.

Walaupun, Milan era Pioli yang diawali pada akhir 2019, baru mengamankan satu gelar prestisius, merupakan jawara Liga Italia 2021-2022.

“Kala Milan terlihat kembung. Aku memandang terlalu banyak protagonis. Menjalankan sesuatu secara separuh-separuh tak cukup.”

“Regu ini cuma bisa menang seandainya mereka menjadi kolektif dan seringnya mereka tak dapat.” Kata Sacchi, kutipan Football Italia dari La Gazzetta dello Sport.

History Pertandingan Kedua Tim Sebelum Laga Berlangsung

MIlan vs Inter

Perkataan Sacchi itu timbul sebagai tanggapan atas penurunan kinerja regu beralias Rossoneri pada 2023 ini.

Berakhir membuka tahun dengan kemenangan 2-1 atas Salernitana, AC Milan besutan Stefano Pioli tidak pernah lagi meraup tripoin.

Sepasang hasil imbang 2-2 di partai Liga Italia 2022-2023 kontra AS Roma dan Lecce mengapit satu kekalahan dari Torino (0-1) di panggung Coppa Italia.

Akibatnya, AC Milan malah menuju duel kontra Inter dalam ajang Piala Super Italia 2022 dengan tak berada pada tingkatan adab terbaik.

“Minggu lalu tak berjalan dengan bagus, tetapi satu hari setelah hari ini yakni kisah yang berbeda.” Kata pelatih AC Milan, Stefano Pioli, dalam konferensi pers sehari jelang perlombaan Piala Super Italia 2022 kontra Inter, Selasa (17/1/2023).

Sebelumnya, Stefano Pioli juga mengatakan bahwa tak setuju dengan kritik yang Sacchi lemparkan terhadapnya.

Bagaimana dapat regu muda yang baru memenangi satu trofi tak merasa lapar? Cuma ada satu hal untuk dijalankan, bermain dengan mutu.

“Kalau kami menurunkan mutu akan menjadi susah untuk memenangkan laga. bukan soal perut kembung,” tutur Pioli dikutip dari Sky Sport Italia.

Duel pada ajang Piala Super Italia 2022 akan menjadi pertarungan derbi Milan ke-234. Secara rekor pertemuan sempurna, Faktanya Inter unggul dengan raihan 85 kemenangan.

Sedangkan dalam sisi lain, Milan mendulang 79 kemenangan dan 69 partai lain berujung hasil imbang.